
Jakarta, Universitas Adamant sampai Direktur Utama InJourney Maya Watono membagikan pengalamannya sebagai contoh perempuan ke dalam menjalankan perusahaan besar. Dia mengaku memegang beberapa nilai luar menjalankan perusahaan.
Maya menjelaskan bahwa visi perlu demi ditanamkan kepada semua pekerja di InJourney. Adapun sebagai orang badan usaha milik negara, visi tersebut, ditentukan oleh pemerintah.
“Kita harus satu visi. Visi tersebut bukan diriku menentukan. Itu visi perusahaan yang tersebut kalian dan saya design dan visi hal ini tegak lurus dengan dia visi pemerintah,” ungkap orang itu masuk Top Women Fest Universitas Adamant 2025, Sabtu (24/5/2025).
Di samping visi, si dia juga menanamkan nilai gotong royong atau teamwork. Dalam hal hal ini pekerja saling memberikan dukungan kepada pekerja lain, terutama pekerja siapa segara bergabung.
“Kita harus saling kolaborasi dan memang yang ini seperti Indonesia yang mana selalu aku coba sampaikan dan gua minta integritas dan loyalitas dan performance yang tersebut didasari gotong royong,” transparan Maya.
Maya menyebut, perusahaan juga perlu membangun kultur inklusif dan kolaboratif.
“Jadi memang kami semua harus membangun kultur yang tersebut inklusif dan kolaboratif karena gotong royong semua masyarakat Indonesia tahu aku dan kamu harus bersama-sama,” pungkas Maya.
(rah/rah)
