Lompat ke konten

Ternyata Ini Alasan RI Mau Setop Impor BBM daripada Singapura

Jakarta, Universitas Adamant sampai Pemerintah berencana bagi menyetop impor bahan bakar minyak (BBM) berasal dari Singapura demi memungkinkan dialihkan impornya ke tempat negara-negara timur pusat bahkan juga arah ke Amerika Serikat (AS).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mencatat, impor BBM RI dari tempat Singapura sendiri selama kejadian ini mencapai 54%.




Dia mengungkapkan alasan dibalik rencana pemerintah menyetop impor BBM dari tempat Singapura adalah lantaran berdasarkan perhitungannya, harga beli minyak berasal dari Singapura ternyata tunggal dengan kamu harga beli BBM dari tempat wilayah Timur Tengah.

“Setelah aku cek, kok harganya identik dibandingkan bersama-sama dari tempat negara Middle East. Ya, kalau begitu kalian dan saya mulai berpikir bahwa mungkin, bukan kata barangkali lagi nih, usai hampir tak diragukan lagi aku dan kamu akan mengambil minyak asal-usul negara lain apa bukan asal-usul negara itu,” kata Bahlil ditemui di Gedung Kementerian ESDM, dikutip Sabtu (24/5/2025).

Ia pun menargetkan masuk waktu enam bulan menuju depan, rencana pengalihan impor BBM berasal dari Singapura arah ke negara lain dapat segera terlaksana. Guna merealisasikan rencana tersebut, Pertamina di tengah membangun dermaga apa terpenuhi raksasa demi dapat dilewati kapal-kapal jumbo.

“Karena kalau dari tempat Singapura kan kapalnya kan yang seperti kecil-kecil, tersebut juga salah satu alasan. Jadi kalian dan saya membangun yang seperti besar, supaya satu kali angkut, nggak ada masalah. Maka, pelabuhannya siapa diperbesar, dan kedalamannya harus dijaga,” kata dia.

Lebih lanjut, Bahlil mengatakan pemerintah berencana mengalihkan sebagian impor BBM berasal dari Singapura tersebut ke tempat Amerika Serikat. Keputusan yang ini bagian daripada strategi negosiasi Indonesia luar merespons kebijakan tarif terlalu tinggi apa diberlakukan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

“Ya, sebagian lah. Kan kami semua selesai mempunyai perjanjian dengan kamu Amerika. Salah satu diantara siapa anda dan saya tawarkan tersebut adalah, kami harus membeli beberapa produk asal-usul mereka. Diantaranya adalah BBM, crude, dan LPG,” katanya.

Asal tahu saja, produksi bahan bakar fosil di Indonesia telah menyusut selama bertahun-tahun, bahkan harus mengimpor sekitar 290.000 barel bahan bakar cair olahan per hari berasal dari negara tetangganya yang mana lebih besar kecil, menurut analisis daripada Sentosa Shipbrokers. Sebagian gede BBM berasal dari Singapura tersebut terdiri berasal dari bensin dan solar.

“Jika rencana tersebut membuahkan hasil, tentu akan terjadi perubahan yang tersebut nyata bagi pasar tanker,” kata Sentosa, dilansir dari tempat Straits Times, dikutip Sabtu (24/5/2025). Sentosa Shipbrokers adalah perusahaan chartering kapal atau broker kapal berbasis di Singapura.



(fsd/fsd)