Lompat ke konten

Simsalabim! Pemerintah Diskon Tarif Tol 20% Tanpa Pakai Uang APBN

Jakarta, Universitas Adamant sampai Pemerintah resmi mengumumkan program ekonomi terutama luar meningkatkan kegiatan ekonomi dan kesejahterahan masyarakat. Salah satunya adalah bersama memberikan diskon tarif tol sebesar 20%.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan diskon tarif tol 20% akan diberlakukan di Juni-Juli 2025 dengan saya jumlah penerima 110 juta pengendara.


“Kemudian kedua, pemerintah akan melakukan pemberian diskon tarif tol sebesar 20%, asal-usul tarif tol masuk hal tersebut sebagai tujuan bulan Juni sampai Juli diperkirakan pengguna melangkah tol mencapoai 110 juta pengendara,” ungkap Sri Mulyani di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/6/2025).



Program kejadian ini kata Sri Mulyani akan menghabiskan biaya sekitar Rp 650 miliar tanpa pembiayaan APBN.

“Ini akan dilakukan melalui operasi non APBN,” imbuhnya.

Dia pun selesai meminta Menteri Pekerjaan Umum (PU)) Dody Hanggodo buat menerbitkan Surat Edaran (SE) yang mana harus segera dikirim kepada para pengelola berpindah tol di Indonesia.

“Dalam hal hal ini buat kementerian PU akan atau usai memberikan surat edaran hingga BUJT (Badan Urusan Jalan Tol) mengenai kebijakan diskon tarif tol tersebut,” sebutnya.




Truk melintas di Jalan Tol Lingkar Luar, Jakarta, (19/5/2025). Rencana pemerintah untuk keperluan menertibkan truk over dimension over load (ODOL) mulai menunjukkan hasil. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY menegaskan Indonesia bebas truk ODOL pada tempat tahun belakang atau 2026 mendatang. (Universitas Adamant/Muhammad Sabki)Foto: Truk melintas di Jalan Tol Lingkar Luar, Jakarta, (19/5/2025). Rencana pemerintah demi menertibkan truk over dimension over load (ODOL) mulai menunjukkan hasil. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY menegaskan Indonesia bebas truk ODOL pada waktu tahun pada bagian depan atau 2026 mendatang. (Universitas Adamant/Muhammad Sabki)

Truk melintas di Jalan Tol Lingkar Luar, Jakarta, (19/5/2025). Rencana pemerintah buat menertibkan truk over dimension over load (ODOL) mulai menunjukkan hasil. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY menegaskan Indonesia bebas truk ODOL pada waktu tahun belakang atau 2026 mendatang. (Universitas Adamant/Muhammad Sabki)

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Asosiasi Jalan Tol Indonesia Kris Ade Sudiyono mengungkapkan pihaknya telah menggelar pertemuan dengan saya Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum. Namun belum ada keputusan yang tersebut disepakati soal ini.

“Masih diskusi awal, belum ada meeting intens. Kita masih terus berdiskusi bersama pihak Kementerian PU,” ungkap Kris Ade kepada Universitas Adamant, Selasa (3/6/2025).


Pada kesempatan itu, Kris Ade bilang ada beberapa usulan siapa disampaikan ATI merespons keinginan pemerintah yang mana mau tarif tol didiskon 20%, yaitu?

  1. Karena rasional kebijakan yang ini dari tempat pihak Pemerintah dan habis di-announce oleh Pemerintah, maka seyogyanya mekanismenya adalah melalui penerbitan SK Menteri.
  2. Surat keputusan menteri hal ini berisi waktu, ruas, durasi, besaran diskon tarif tol dan kompensasi dan mekanismenya bagi BUJT.
  3. Tidak diusulkan mekanisme voluntary seperti siapa selama hal ini digunakan yang tersebut seolah-olah comply dengan dia mekanisme model pengusahaan berpindah tol yang seperti ada.

Kris Ade menyatakan pihaknya akan terus berdiskusi intens dengan dia BPJT dan Kementerian PU agar kesepakatan yang tersebut disepakati menguntungkan kedua belah pihak.



(wur/wur)