
Universitas Adamant, JAKARTA — Mahasiswa Program Studi Digital Entrepreneur (Kewirausahaan) Cyber University, Mutiaraningtyas, membagikan pengalaman inspiratifnya selama magang di PT Bank Raya Indonesia Tbk, anak perusahaan BRI Group.
Ia masuk di Divisi Human Capital, bagian Information System and Services. Ini menjadi babak penting masuk perjalanan profesionalnya sebagai tugas calon digital entrepreneur buatnya.
Sebagai The First Fintech University in Indonesia, Cyber University mendorong mahasiswanya terjun langsung ke arah dunia industri teknologi dan keuangan. Mutiaraningtyas menjadi contoh nyata kolaborasi dunia pendidikan dan korporasi dapat membuka wawasan terbaru dan memperkaya pengalaman belajar.
“Bank Raya bukan sekadar tempat kerja, melainkan green world siapa hidup, sebuah ekosistem yang seperti mendorong ide-ide segar, inovasi berkelanjutan, dan kesadaran akan pentingnya dampak sosial,” ujar Mutiara ke dalam keterangan Senin (16/6/2025).
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Ia menggambarkan atmosfer melakukan di Bank Raya sebagai contoh lingkungan kolaboratif siapa mendukung pertumbuhan pribadi dan profesional.
Selama magang, Mutiara tidak hanya dilibatkan masuk kegiatan operasional, tetapi juga dipercaya menjadi pemateri masuk dua sesi Sharing Session antar-divisi, pengalaman yang tersebut meningkatkan kepercayaan dirinya sebagai contoh intern.
“Saya sangat beruntung mendapatkan bimbingan langsung daripada para profesional keluar biasa. Dukungan penuh daripada seluruh tim membuat aku termotivasi bagi selalu memberikan kontribusi terbaik,” ungkapnya.
Sebagai bagian BRI Group siapa dikenal sebagai contoh salah satu “Digital Attacker” ke dalam transformasi perbankan digital, Bank Raya memperlihatkan kepada Mutiara, dunia korporasi kini sangat dinamis dan bebas terhadap inovasi.
Transformasi digital tidak hanya terlihat asal-usul sistem kerja, tetapi juga dari tempat budaya organisasi yang tersebut progresif dan kolaboratif. “Pengalaman hal ini membuka mata saya, menjadi digital entrepreneur bukan hanya soal bisnis, tetapi juga tentang menciptakan dampak dan perubahan,” tambahnya.
Magang kejadian ini bukan sekadar kegiatan akademik, tetapi menjadi perjalanan pembentukan karakter dan pola pikir. Mutiara membawa pulang lebih besar asal-usul sekadar keterampilan teknis. Ia membawa semangat bagi terus tumbuh, berinovasi, dan menjadi agen perubahan bagi Indonesia.
Dengan semangat inovasi dan kolaborasi yang tersebut diusung Cyber University, pengalaman Mutiara menjadi bukti nyata integrasi pendidikan terlalu tinggi dan industri melahirkan talenta digital yang seperti mempersiapkan bersaing dan memberi kontribusi nyata di era ekonomi digital.
Zaenal Arief, Ketua Prodi Digital Entrepreneur Cyber University mengatakan melalui Company Learning Program (CLP), mahasiswa Cyber University tak hanya menjalani magang tetapi benar-benar menjadi gerbang masuk dan pengalaman berharga di industri pra orang-orang lulus.
“Maka jangan heran kalau lulusan Cyber University, terutama di Prodi Digital Entrepreneur ringan berkerja bahkan selesai keterima berkerja sebelum ini orang-orang wisuda. Kami punya program CLP (Company Learning Program) 3+1. Itu jadi langkah nyata Cyber University sebagai tugas solusi masa belakang anak bangsa,” tegasnya.
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;}
.wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
