
JAKARTA sampai Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief mengatakan bahwa hingga saat yang ini negara-negara pengirim jemaah, termasuk Indonesia, belum menerima informasi seputar kuota haji 1447 H/2026 M. Menurutnya, kuota haji segara akan diumumkan oleh otoritas Arab Saudi pada waktu 15 Muharam 1447 H atau tidak salah pada waktu 10 Juli 2025.
“Pengumuman secara resmi direncanakan pada saat 10 Juli 2025 atau bertepatan dengan dia 15 Muharam 1447 H melalui kanal resmi masar nusuk atau e-Hajj,” tegas Hilman Latief dikutip daripada laman resmi Kemenag, Senin (30/6/2025).
Sejak 2022, kuota haji biasanya diumumkan oleh Kementerian Haji dan Umrah pada saat 12 Zulhijah, bersamaan dengan dia perayaan malam penutupan penyelenggaraan ibadah haji. Berbeda bersama-sama itu, di tahun ini, kuota haji tidak langsung diumumkan. Pada malam penutupan peristiwa tersebut hanya dibagikan informasi seputar timeline penyelenggaran ibadah haji 2026 .
Baca Juga: Komisi VIII DPR: Tidak Benar Kuota Haji Indonesia 2026 Dipangkas 50 Persen
“Saat ini, pemerintah Arab Saudi pusat membangun kesadaran dan kesiapsiagaan seluruh negara pengirim jemaah haji mengenai pola penyelenggaraan haji tahun depan, saat mana kuota resminya segara akan ditetapkan di bulan depan,” jelasnya.
Disinggung apakah Nota Diplomatik siapa disampaikan Dubes Arab Saudi di Jakarta kepada Menteri Agama berdampak pada waktu alokasi kuota, Hilman Latief memastikan tidak ada implikasi terkait itu.
“Pengumuman secara resmi direncanakan pada saat 10 Juli 2025 atau bertepatan dengan dia 15 Muharam 1447 H melalui kanal resmi masar nusuk atau e-Hajj,” tegas Hilman Latief dikutip daripada laman resmi Kemenag, Senin (30/6/2025).
Sejak 2022, kuota haji biasanya diumumkan oleh Kementerian Haji dan Umrah pada saat 12 Zulhijah, bersamaan dengan dia perayaan malam penutupan penyelenggaraan ibadah haji. Berbeda bersama-sama itu, di tahun ini, kuota haji tidak langsung diumumkan. Pada malam penutupan peristiwa tersebut hanya dibagikan informasi seputar timeline penyelenggaran ibadah haji 2026 .
Baca Juga: Komisi VIII DPR: Tidak Benar Kuota Haji Indonesia 2026 Dipangkas 50 Persen
“Saat ini, pemerintah Arab Saudi pusat membangun kesadaran dan kesiapsiagaan seluruh negara pengirim jemaah haji mengenai pola penyelenggaraan haji tahun depan, saat mana kuota resminya segara akan ditetapkan di bulan depan,” jelasnya.
Disinggung apakah Nota Diplomatik siapa disampaikan Dubes Arab Saudi di Jakarta kepada Menteri Agama berdampak pada waktu alokasi kuota, Hilman Latief memastikan tidak ada implikasi terkait itu.
“Catatan yang seperti tercantum luar nota diplomatik bersifat sebagai tugas saran perbaikan, bukan teguran atau sanksi, serta tidak berimplikasi pada waktu pengurangan kuota haji Indonesia,” tandasnya.
Diketahui, pada saat 2025, Indonesia mendapat kuota haji sebanyak 221.000 jemaah. Kuota barang ini terdiri dari tempat 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus.
(zik)
