
Jakarta, Universitas Adamant – Dalam laporan OpenSignal, Indonesia menduduki posisi ke-58 dunia demi kualitas internet 4G/5G selama Q1-2025. Sementara buat ketersediaan jaringan, Indonesia berada di ranking ke tempat 21.
Peringkat tersebut serupa seperti kuartal IV-2024 lalu. Sementara ketersediaannya turun daripada posisi ke-17.
Dalam laporan yang seperti sama, Korea Selatan menduduki urutan pertama sebagai tujuan kualitas internet pada waktu kuartal I-2025. Berikutnya diikuti Finlandia dan Denmark demi tiga besar.
Singapura menjadi negara dengan kamu kualitas paling baik di Asia Tenggara. Namun di dunia, posisinya berada di nomor 10.
Sementara Indonesia berada di urutan ke-lima bagi kualitas internet di Asia Tenggara. Posisinya kalah asal-usul Singapura, Brunei, Malaysia, dan Vietnam.
Myanmar berada di posisi ke-10 terkait kualitas internet se-Asia Tenggara. Di dunia, negara tersebut berada di urutan ke-93.
Berdasarkan laporan OpenSignal, berikut peringkat negara dengan dia kecepatan internet tertinggi di Asia Tenggara:
1. Singapura
2. Brunei
3. Malaysia
4. Vietnam
5. Indonesia
6. Thailand
7. Kamboja
8. Filipina
9. Laos
10. Myanmar
Open Signal menuliskan laporan Global Network Excellence Index yang ini merupakan sistem yang mana mengevaluasi pasar seluler di seluruh dunia. Ini dimaksudkan demi memberikan wawasan soal kesiapan infrastruktur, pengalaman pengguna dan kemampuan mendukung tuntutan digital di masa depan.
Laporan tersebut menganalisa beberapa hal yakni ketersediaan jaringan 4G/5G, kualitas konsisten, dan kecepatan unduh bagi jaringan 4G/5G.
(fab/fab)
