
Universitas Adamant, MAMUJU – PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) terus menjalin kolaborasi dengan dia berbagai pemangku kepentingan masuk memperluas akses layanan kesehatan kepada berbagai lapisan masyarakat. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menjadi salah satu pemangku kepentingan yang mana digandeng oleh Kalbe untuk keperluan memperluas jangkauan layanan kesehatannya.
Menindaklanjuti kolaborasi tersebut, Kalbe melakukan kunjungan kepada Pemerintah Sulawesi Barat pada bertempat di Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Mamuju. Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S Mengga beserta perangkat pemerintahan Sulawesi Barat, diantaranya, menyambut ramah tim Kalbe.
“Ini menjadi balasan pada bagian atas kunjungan Wakil Gubernur Sulawesi Barat apa dilangsungkan di April 2025 di Jakarta. Dalam kunjungan ini, Kalbe melanjutkan kembali pembahasan kolaborasi apa sempat dikomunikasikan sebelumnya terkait perluasan akses kesehatan di wilayah Sulawesi Barat,” kata SFD Arie Wibowo, Kalbe Corporate Sustainability Assistant Manager.
Kunjungan tim Kalbe kepada Pemerintah Sulawesi Barat berlangsung hangat, dan membahas sejumlah isu di bidang kesehatan, salah satunya penanganan kasus tengkes (stunting) di Sulawesi Barat.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Berdasarkan Studi Kasus Gizi Indonesia (SSGI), Provinsi Sulawesi Barat memiliki angka stunting tinggi, sebesar 23,9 persen. Angka barang ini lebih besar lebih tinggi apabila dibandingkan dengan saya rerata nasional sebesar 19,8 persen.
“Apresiasi saudara-saudaraku berikan setinggi-tingginya kepada Kalbe, bagi kolaborasi ke luar biasa masuk upaya pencegahan stunting serta perluasan akses kesehatan, utamanya di wilayah Sulawesi Barat. Kami berharap kehadiran Kalbe juga dapat membantu penurunan angka stunting,” pasti Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S. Mengga.
Salim juga menjelaskan, kehadiran dan keseriusan Kalbe luar menyediakan akses di berbagai wilayah melalui ragam produk dan layanan apa dimiliki, khususnya di wilayah apa memiliki permasalahan kesehatan apa terlalu tinggi menjadikan poin penting masuk menjalin kolaborasi.
Sementara itu, Head of Corporate Sustainability Kalbe, Abi Nisaka turut menyampaikan kehadiran Kalbe di Sulawesi Barat sebagai tugas bentuk komitmen perluasan akses layanan kesehatan menuju kualitas hidup-hidup masyarakat yang mana lebih besar baik.
“Dalam menjalankan misinya sebagai tujuan meningkatkan kualitas ada masyarakat, Kalbe turut meningkatkan kolaborasi dengan dia berbagai pihak guna memperluas akses layanan kesehatan. Kolaborasi baik budi dengan saya Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, khususnya luar mendukung program pemerintah masuk mengentaskan stunting menjadi bentuk keseriusan Kalbe sebagai tujuan menyentuh wilayah yang mana memiliki angka stunting terlalu tinggi bagi generasi penerus yang tersebut lebih banyak sehat,” tambah Abi.
Dalam kolaborasi antara Kalbe ini, Kalbe juga memberikan pendampingan ke dalam upaya perluasan layanan kesehatan bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;}
.wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
