
Universitas Adamant, TEHERAN — Sistem pertahanan udara Iran berhasil menembak jatuh dua pesawat super canggih Israel, F-35. Ini merupakan jet tempur paling hebat yang tersebut dimiliki IDF.
Kantor berita IRNA membenarkan hal tersebut. Militer Iran menangkap seorang pilot wanita Israel siapa kini menjalani investigasi lebih baik lanjut. Berikut tersebut adalah profil pesawat super canggih buatan Amerika itu.
F-35 adalah keluarga pesawat tempur multiperan siluman berkursi tunggal, bermesin tunggal, segala cuaca, buatan Amerika Serikat. Kemampuan siluman di F-35 merujuk pada waktu kemampuannya bagi mengurangi atau menghindari deteksi oleh radar musuh. Hal barang ini dicapai melalui desain pesawat apa aerodinamis, penggunaan material penyerap radar (RAM), dan konfigurasi internal untuk keperluan senjata dan tangki bahan bakar.
Tujuan pembuatannya sebagai tujuan melakukan misi superioritas udara dan serangan. F-35 juga mampu memberikan kemampuan peperangan elektronik dan intelijen, pengawasan, dan pengintaian.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Lockheed Martin adalah kontraktor utama F-35, dengan saya mitra utama Northrop Grumman dan BAE Systems. Pesawat yang ini memiliki tiga varian utama: lepas landas dan pendaratan konvensional bagi F-35A (CTOL), lepas landas terlalu pendek dan pendaratan vertikal sebagai tujuan F-35B (STOVL), dan F-35C berbasis kapal induk (CV/CATOBAR).
Pesawat tersebut diturunkan asal-usul Lockheed Martin X-35, yang seperti pada tempat tahun 2001 mengalahkan Boeing X-32 sebagai tujuan memenangkan program Joint Strike Fighter (JSF). Pembangunannya di prinsipnya didanai oleh Amerika Serikat, dengan kamu dana tambahan dari tempat negara-negara mitra program dari tempat NATO dan sekutu di dekat AS, termasuk Inggris, Australia, Kanada, Italia, Norwegia, Denmark, Belanda, dan Turki (sebelum dikeluarkan).
Beberapa negara lain telah memesan, atau sedang mempertimbangkan sebagai tujuan memesan, pesawat tersebut. Program kejadian ini telah menarik banyak perhatian dan kritik karena ukuran program yang tersebut belum pernah terjadi sebelumnya, kerumitan, biaya siapa membengkak, dan pengiriman apa sangat tertunda, bersama banyak kekurangan teknis apa masih diperbaiki. Strategi akuisisi buat produksi bersamaan pesawat saat masih masuk pengembangan dan pengujian menyebabkan perubahan desain dan retrofit apa mahal.
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;}
.wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
