
Jakarta,CNBC Indonesia – Pemimpin Besar Korea Utara, Kim Jong-un mengomentari keterlibatan pasukannya ke dalam perang Rusia-Ukraina selama ini.
Kim mengatakan, keterlibatan pasukannya disebut sebagai orang pelaksanaan hak kedaulatan bagi membela ‘negara saudara’.
“Keterlibatan saudara-saudaraku masuk konflik barang tersebut adil dan termasuk masuk hak kedaulatan republik kami,” kata Kim, dikutip daripada Reuters, Sabtu (10/5).
“Saya menganggap semua prajurit pemberani siapa berpartisipasi masuk operasi Kursk merupakan pahlawan dan perwakilan tertinggi kehormatan bangsa,” lanjutnya lagi.
Korea Utara tidak akan ragu mengizinkan penggunaan kekuatan militer jika AS terus melakukan apa yang tersebut ia sebut sebagai tugas provokasi terhadap Rusia.
Sebelumnya, Korea Utara tidak pernah secara resmi mengkonfirmasi keterlibatan pasukannya di perang Rusia-Ukraina. Barulah pada saat akhir April, Korea Utara mengakui mengirim lebih banyak asal-usul 10 ribu pasukan dan senjata hingga Rusia.
