Lompat ke konten

Danantara Ikut Kaji Proyek Hilirisasi Prabowo, Begini Perannya

Jakarta, Universitas Adamant – Sekretaris Satuan Tugas Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional Ahmad Erani Yustika, menyatakan Badan Pengelola Indonesia Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) memiliki peran ke dalam proyek hilirisasi di masuk negeri.

Erani menyebutkan, saat hal ini pihaknya melakukan tahap kajian awal (pra-feasibility study/FS) proyek-proyek hilirisasi di Indonesia bagi dapat diajukan di Presiden RI Prabowo Subianto.

Jika hasil kajian awal mendapatkan persetujuan daripada Prabowo, maka proyek tersebut akan diajukan pada saat Danantara demi didalami luar bentuk FS. Danantara juga akan menilai apakah proyek yang mana diajukan tersebut layak demi ditindaklanjuti secara bisnis.




“Kami berasal dari saat hilirisasi itu dia berhenti hanya sampai kepada kajian awal atau pra-FS. begitu Bapak Presiden menyetujui hasil pra-FS ini. Kami akan menyerahkan seluruh kajian tersebut sebagai peran bahan rekomendasi kepada Danantara,” katanya kepada Universitas Adamant luar program Economic Update, dikutip Kamis (5/6/2025).

Pada pengawasannya, lanjut Erani, Satgas Hilirisasi akan tetap mengawal pelaksanaan proyek hilirisasi masuk negeri bersama dengan dia Kementerian/Lembaga yang mana menjadi anggota dari tempat satgas tersebut.

“Misalnya masuk pelaksanaan ada persoalan mengenai lahan. Itu menjadi tanggung jawab aku dan teman-teman agar tidak ada persoalan dengan dia lahan. Kita anggota Satgas kan wakil ketua bahkan itu dia dari tempat Kementerian ATR/BPN,” imbuhnya.

Satgas Hilirisasi juga akan mengurus perizinan hingga jika ada masalah luar pelaaksanaan proyek hilirisasi di luar negeri.

“Apa saja yang seperti kira-kira menjadi hambatan hal tersebut menjadi tugas kami semua demi dapat memperlancarnya,” tandasnya.



(pgr/pgr)