
Jakarta, Universitas Adamant – Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional Amerika Serikat atau NASA mengungkapkan bahwa proyek buatan China telah membuat rotasi planet Bumi melambat.
Menguto LADbible pada saat Minggu (11/5/2025), Dr. Benjamin Fong Chao di Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA telah mengungkapkan penelitian siapa menghubungkan ukuran dan penuh beban Bendungan Tiga Ngarai (Three Gorges Dam) di China bersama perubahan orbit Bumi.
Selesai dibangun pada saat tahun 2012, Bendungan Tiga Ngarai membentang di Sungai Yangtze berdekatan Sandouping, dan merupakan pembangkit listrik paling besar di dunia jika mempertimbangkan kapasitas terpasangnya.
Bendungan barang ini juga memiliki lebar 2.335 meter dan berada 185 meter di bawah permukaan laut pada tempat puncaknya, dengan kamu biaya total US$20,4 miliar pada waktu akhir pembangunannya.
Karena kemampuannya menampung sekitar 40 kilometer kubik sampai setara bersama-sama sekitar 10 triliun galon sampai air, Bendungan Tiga Ngarai memberikan pergeseran massa yang tersebut meningkatkan terlalu panjang setiap hari di Bumi sebesar 0,06 mikrodetik, membuat planet Bumi lebih banyak bulat di bagian di tengah dan lebih banyak datar di bagian atas.
Sayangnya, perpanjangan waktu tersebut bukanlah sesuatu yang mana dapat Anda rasakan masuk kapasitas apa pun, karena satu mikrodetik setara dengan kamu 0,000001 detik, jadi jumlah waktu yang seperti sebenarnya ‘dipindahkan’ oleh Bendungan Tiga Ngarai hanya berjumlah 0,00000006 detik.
Agar Bumi bergerak memuaskan demi menciptakan satu detik waktu tambahan, manusia memerlukan pergeseran massa yang tersebut setara bersama 16.666.666 Bendungan Tiga Ngarai, meskipun skalanya bisa saja sedikit persoalan berbeda jika semuanya terjadi sekaligus!
Dr. Chao menambahkan lebih besar lanjut bahwa pergerakan tersebut “berjumlah sedikit lebih banyak daripada 3 hari selama seluruh usia alam semesta,” jadi masuk skema luas 13,8 miliar tahun, untungnya tidak tanpa batas perlu dikhawatirkan.
(tfa/haa)
